Apa Itu Ikan Cupang, Yuk Kenali Si Ikan Jagoan Unik Ini
Memilihara seekor ikan Cupang jadi salah satu tren yang kembali muncul pada th. 2020 lalu. Cupan masuk dalam kategori ikan hias maupun aduan yang sebetulnya sudah begitu lama disukai. Banyak hal special yang membuat cupang begitu digemari. Oleh karena itu, kali ini adalah pembahasan tentang apa itu ikan cupang sekaligus cara untuk budidaya.
Hal special dari ikan cupang yang bisa dilihat dengan jelas adalah pada bagian warna dan bentuknya yang sangat “cantik”. Tidak hanya itu, ada banyak hal menarik lain dari cupang. Hal ini jelas belum terlalu banyak diketahui sebagian besar masyarakat umum.
Penasaran, apa saja hal special yang membuat cupang dianggap sebagai ikan istimewa saat ini? Langsung saja simak ulasan tentang keistimewaan cupang yang membuatnya begitu diminati secara jelas dan lengkap di bawah ini!
Sejarah Panjang Ikan Cupang
Ikan cupang merupakan salah satu iklan dari kawasan ASEAN atau Asia Tenggara. Semula ikan ini hidup liar dan kerap dijumpai di sawah, sungai dan rawa. Penduduk di kawasan Thailand kemudian mulai menangkap ikan-ikan ini. Kemudian dijadikan sebagai salah satu ikan petarung. Tidak aneh, mengingat cupang punya sifat aggresif. Sekitar tahun 1890-an, mulailah ikan cupang dikenal di kawasan Amerika dan Eropa.
Sementara itu, cupang mulai masuk di Indonesia sekitar th. 1960-an lalu. Sama halnya dengan Thailand, cupang hanya dikenal biasa atau sekedar ikan sawah yang kerap ditangkap oleh anak-anak. Mulai th. 1970-an, barulah cupang dikenal sebagai ikan hias sekaligus aduan yang kerap diperjualbelikan.
Jenis Variasi Ikan Cupang
Cupang adalah salah satu spesies ikan tawar dari genus “Betta”. Bagi penggemar cupang, ikan cupang dibagi jadi 3 jenis kelompok. Pertama adalah cupang hias yang dibagi menjadi beberapa kelompok. Yaitu cupang hias Crown-tail, Double Tail, Halfmoon, Giant dan Plakat Halfmoon.
Sementara khusus cupang variasi genetik tidak bisa dihitung memakai angka. Mengingat perkembangan varian cupang begitu pesat. Baik dari segi warna maupun bentuk.
Kelebihan & Keistimewaan Cupang
a. Warna & Bentuk Lebih Unik
Warna & bentuk unik jadi salah satu hal special dari seekor ikan cupang. Tidak sedikit penggemar akuatik menilai jika bentuk cupang begitu imut. Dengan ukuran ekor dan sirip lebih besar, ikan cupang memang terlihat lebih istimewa. Bahkan kada ada ukurannya lebih besar dibandingkan tubuhnya.
b. Lebih Survive
Ikan cupang dikenal lebih survive berkat daya tahan tubuh dan hidup lebih tinggi dibandingkan spesies ikan-ikan lain. Tidak hanya dikenap punya sifat aggresif. Cupang juga mampu hidup di dalam air berkadar oksigen rendah. Ikan ini tetap hidup di dalam tempat dengan volume air rendah. Bahkan tanpa adanya alat sirkulasi udara.
c. Pemeliharaan Jauh Lebih Simple
Dengan kemampuan untuk bertahan hidup lebih tinggi, hal ini membuat pemeliharaan cupang sangatlah mudah. Ikan cupang bisa hidup di dalam air berkadar oksigen minim membuatnya dapat ditempatkan hanya di dalam toples. Tidak dibutuhkan biaya terlalu besar untuk memelihara cupang. Harganya juga sangatlah terjangkau, yaitu Rp. 30.000 saja.
Pendongkrak Harga Cupang Tembus Ratusan Juta Rupiah
Bisnis cupang sekarang ini telah jadi salah satu alternatif terbaik di masa pasca pandemi Covid-19. Karena bisnis ikan hias ini juga menawarkan keuntungan begitu menjanjikan. Bahkan harga seekor ikan cupang bisa tembus ratusan juta Rupiah.
Salah satu budidayawan Cupang bernama Faqih mengatakan jika harga cupang saat ini bernilai sangat tinggi. Namun, masih ada pula cupang dengan harga puluhan ribu Rupiah saja.
Menurut Faqih, faktor penyebab cupang berharga tinggi adalah warnanya. Dia menjelaskan, warna cupang diwajibkan berkilau dan menarik. Istilah dalam bisnis cupang adalah “Strong Colour”.
“Seandainya warna dominan gelap atau terang bisa. Jadi asalkan tidak nanggung. Jangan tidak gelap maupun terang. Ini bisa disebut dengan strong colour, ujarnya.”ungkap Faqih.
Tidak hanya itu, pria dengan hobi lain bersepeda ini mengatakan yang bikin harga cupang tinggi juga dapat dilihat berdasarkan ekornya.
“Ekor atau form atas – bawah tanpa celah dan rapet. Jika biasanya kan ada sedikit celah. Jika kualitas ekor seperti huruf C jadi, bagian bawah lebih panjang. Jadi menyerupai huruf C.”tuturnya.
Di tempat berbeda, Rewa salah seeorang pembudidaya cupang juga menyebutkan ikan layak kontes juga mempunyai nilai harga sangat tinggi. Sekarang ini, ikan cupang dengan harga paling tinggi adalah 4 juta Rupiah per-ekor. Ikan cupang ini masuk dalam kategori jenis “Blue Rim”.
“Jadi, sesuai tergantung pada ikan jenis kontesnya. Genetik baru maupun ikan-ikan unik seperti Blue Rims. Paling mahal saat ini cupang mempunyai harga 4 juta Rupiah.”tuturnya.
Cara Budidaya Cupang – Mulai Pilih Induk Sampai Panen
Cupang jadi salah satu ikan yang dikenal punya warna indah. Sekarang ini, ada banyak orang mengoleksi banyak varian cupang atau beta. Wajar seandainya sekarang cupang sudah jadi salah satu industri rumahan dengan keuntungan menjanjikan.
- Memilih Indukan Cupang
Cupang mempunyai banyak jenis. Jadi sebelumnya, kamu diwajibkan tahu indukan betina maupun jantan yang telah masuk dalam fase “siap kawin”. Jadi, indukan cupang jantan dapat mulai diternak di usia 4 sampai 8 bulan. Sementara seekor cupang betina siap kawin di usia 3 sampai 4 bulan.
- Letakan Pada Air Bersih
Pakai air sungai bersih untuk memelihara cupang betina dan jantan. Kemudian, biarkan di dalam sebuah tempat selama 1 x 24 jam sebelum dipindahkn.
- Beri Tanaman Air
Berikutnya, beri tanaman air. Fungsinya adalah untuk tempat berlindung anakan cupang nantinya.
- Memasukan Cupang Jantan Siap Kawin
Masukan cupang jantan agar bikin sejumlah gelembung udara. Fungsinya adalah menyimpan telur yang telah dibuahi di dalam gelembung. Proses ini perlu waktu 1 x 24 jam.
- Memasukan Cupang Betina
Seandainya gelembung udara telah siap. Kamu bisa masukan cupang betina. Hal ini bisa dilakukan pada jam 7 – 10 pagi WIB. Atau bisa juga sore hari pukul 14.00 – 16.00 WIB. Cupang akan sedikit sensitif di fase ini. Jadi, letakan cupang pada tempat lebih tenang supaya tidak mudah terganggu.
- Pindah Cupang Betina
Pindah cupang betina, karena cupang jantan akan bertugas untuk menjaga semua telur. Seandainya cupang betina tidak dipindah, maka telur-telur akan dimakan.
- Beri Moina/Daphnia
Setelah menetas selama 3 hari, anakan cupang tidak perlu dikasih makan. Cukup dengan kutu air seperti moina maupun daphona sedikit jangan terlalu banyak. Karena jika terlalu banyak, hal ini bikin wadah cupang jadi kotor.
- Ambil Kembali Cupang Jantan
Setelah 2 minggu telur menetas, pindahkan kembali cupang jantan. Karena anakan Cupang sudah bisa diangkat dan dipindah menuju wadah lebih luas. Berikan larva nyamuk dan kutu air sebagai makanan.
- Pilah
Setelah selama 1.5 bulan, pisahkan seluruh ikan sesuai jenis kelamin.
Demikianlah pembahasan tentang apa itu ikan Cupang, hal-hal yang membuatnya istimewa dan bagaimana cara budidaya-nya.